Pengumpan RSS

Arsip Penulis: amisha syahidah

Daur Ulang Limbah part 2

assalamu’alaikum wr wb sobatsemua..

kali ini saya kembali posting tentang daur ulang, meski sudah lama tak ngeblog ria tapi saya masih ingat koq dengan blog saya yang sudah lama tidak saya urus..hehe..lama tak membuka blog ternyata tampilan nya sudah banyak yang berubah..oke lah sobat agar tak banyak membuang waktu, yuk kita lihat daur ulang terbaru yang kelompok kami buat ya.. dan yang bakal saya pamerkan di sini adalah sebagian hasil hiasan saya.. karena saya adalah bagian memplintiri koran dan menghiasi barangnya..

yang pertama kita lihat dulu plintiran koran nya ya..
ini dia koran yang sudah dipelintiri.. buat nya makan waktu juga lho..!

kemudian plintirannya di wantek atau diwarnai, terserah kita mau mewarnai dengan warna apa, tergantung selera. kemudian peintiran yang sudah diwarnai tersebutlah yang dijadikan untuk menghiasi pola yang sudah diberi pasir.. nih dia contoh barangnya..
Tempat tissue panjang Read the rest of this entry

Daur Ulang Limbah

salaamun ‘alaikum
akhir-akhir ini saya jarang buka blog dikarenakan kesibukan baru saya, yaitu ikut bantu-bantu membuat sebuah hasil kerajinan tangan yang terbuat dari daur ulang limbah. bahan-bahannya seperti pasir, kerdus, botol-botol plastik,dan koran bekas. contohnya seperti gambar di atas.
tapi itu belum dihiasi semuanya loh, masih polosnya saja.
Kerajinan ini terletas di depan rumah saya, jadi jika waktu senggang saya pergi bantu-bantu ke sana, nah karena kemaren banyak pesanan, jadinya gak sempat ngeblog dikarenakan deadline.
Adapun kerajinan yang dibuat seperti tempat tissue, tempat polpen, tempat sampah, bingkai poto,pot bunga dan masih banyak lagi macam-macam lainya, untuk contohnya yuk kita lihat di bawah.. :-)

Tempat Tissue


Tempat Buah tampak atas


Tempat buah tampak bawah

Read the rest of this entry

Bekerjalah Maka Keajaiban kan Datang

Salaamun ‘alaikum
Judul di atas saya ambil dari salah satu judul buku yang ada di Dalam Dekapan Ukhwah karangan Salim A. Fillah. Saya begitu terkesan dengan buku ini terutama pada judul bagian ini “Bekerja Maka Keajaiban”, saya sangat suka sekali dan menjadi motivasi saya untuk melakukan sesuatu. Dalam buku tersebut dikisahkan tentang Kisah Hajar dan bayinya yang telah ditinggalkan oleh Ibrahim di suatu lembah. Langsung saja saya sharing kan ke teman-teman semua ya..
Sunyi kini menyergap kegersangan yang membakar, yang ada hanya pasir dan cadas yang membara. Tak ada pepohonan tempat bernaung. Tak terihat air untuk menyambung hidup. Tak tampak insane untuk berbagi kesah. Kecuali bayi itu. Isma’il. Dia kini mulai menangis begitu keras karena lapar dan kehausan.
Maka Hajar pun berlari, mencoba mengais jejak air untuk menjawab tangis putra semata wayangnya. Ada dua bukit di sana. Dan dari ujung ke ujung coba ditelisiknya dengan seksama. Tak ada. Sama sekali tak ada. Tapi dia terus mencari. Berlari. Bolak balik tujuh kali. Mungkin dia tahu, tak pernah ada air di situ. Mungkin dia hanya ingin menunjukkan kesungguhannya pada Allah. Sebagaimana telah ia yakinkan sang suami, “Jika ini perintah Allah, Dia takkan pernah menyia-nyiakan kami!” Read the rest of this entry

Teruntuk Suamiku

Teruntuk Suamiku

Suamiku,
Sepi berlalu dengan kehadiranmu
Kebahagiaan meliputi hari-hariku
Rahmat dari Nya sangat terasa di hatiku
Serpihan kasih sayang merasuk di kalbu

Suamiku,
Cintaku sungguh tak terhingga
Ikatannya seerat nyawa
Hanya kau sandaran Jiwa
Jauhpun kau ku ikut serta
Karena semua demi cinta

Suamiku,
Kini Tuhan sedang menguji kita
Kau di tempatkan jauh di mata
Tiada siapa tempat ku bersapa
Kini semua menjadi hampa

Suamiku,
Hari-hari kujalani penuh rindu yang siksa
Menunggu jalannya waktu terasa lama
Ku ingin selalu bersama
Mengakhiri jarak di mata.

“Amisha Syahidah”

Ungkapan Anti Biasa, Ungkapan Dengan HTML

Buat Blog nya Mush’ab

Assalamu’alaikum wr wb
pakabar sobat semua? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT..aamiin..
tak terasa dah hampir dua minggu saya tidak ada postingan baru, maklum sesuai judul di atas, saya sibuk buat blog nya Mush’ab. hal ini dikarenakan Ide Pak dhe chalik yang membuat kontes blog poto anak-anak. karena bertujuan baik, saya pun berniat untuk mengikuti dan meramaikannya sebagai peserta.
bagi temen-temen yang ingin kenalan dengan Mush’ab dan singgah sebentar ke rumahnya silahkan berkunjung ya di blog nya Mush’ab Arraihan.. ditunggu loh..
untuk sementara itu dulu ya sobat..
wassalamu’alaikum wr wb

Rindu kampung banget..

salam ‘alaik sobat semuanya..semoga tidak bosan dengan blog saya yang kali ini masih membahas rindu kampung..
kali ini saya ingin curhat sekalian meminta solusi pada temen-temen semua..
Hanya Allah dan aku lah yang tau seberapa hebat rindu ini menghujamku, tak pernah kurasa rindu seberat ini. ia bagai beban yang terus menempel di pundakku. sungguh aku ingin pulang walau sesaat saja. aku tak tau apakah ini bawaan keinginanku yang sedang hamil atau lebih sering dibilang ngidam atau apalah, yang penting tiada lain yang kuingin selain pulkam.
tapi masalahnya, seperti postingan saya sebelumnya, bahwa tipis sekali harapan saya kepada suami untuk bisa pulang. hanya keajaiban dari Allah yang saya tunggu. tapi waktu terus berjalan, pernikahan sepupuku pun sudah di depan mata, aku belum jua mendapat tanda2 akan segera pulang. apa yang harus kulakukan?
ada solusi dari teman agar aku dianjurkan pulang sendiri dengan membawa anakku Mush’ab. mau sebenarnya hati ini, tapi keliatannya hanya 1% izin itu kemungkinan diberi oleh suami. dikarenakan suamiku yang khawatir ada apa2 di jalan, belum lagi aku yang baru satu kali naik pesawat dan belum begitu pengalaman, ples dengan kondisiku yang saat ini sedang mengandung, dan mush’ab yang belum bisa jalan.
aku yakin itu semua yang membuat suamiku khawatir melepaskanku pulang sendiri.
lalu, jika aku tak jadi pulang, tak tau rasanya bagaimana menjalani hidup ini. dua minggu ini saja saya lalui dengan hari-hari yang murung tak bergairah, karena hati dan pikiranku yang sedang pulkam namun jasadku masih di kota Palu.
apa yang harus kulakaukan?

Rindu Kampung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

keluargaku tercinta

Sobat, kali ini saya ingin memposting tentang curhatan hatiku yang begitu merindukan kampung halaman, kampung di mana aku dibesarkan, kampung di mana begitu banyak kenangan, kenangan masa-masa kecil hingga dewasa dan juga kenangan bersama teman-teman, terlebih lagi bersama orang-orang tercinta yakni keluargaku sayang..

Sudah dua tahun lebih aku meninggalkan kampungku, dan itu sejak aku sudah berganti status menjadi seorang istri yang harus taat pada suami dan ikut kemanapun suami pergi. Sejak saat itu lah aku tak pernah menginjak kampungku lagi. Mudah saja sebenarnya jawabannya untuk menghapus rindu itu itu, “pulkam” yah, itu lah jawabannya.

Tapi jarak yang begitu jauh antara tempat tinggalku sekarang dengan kampungku masyaallah jauhnya, aku harus melewati tiga pulau terlebih dahulu. Dari Sulawesi sampai ke sumatera. Jauh banget kan? Read the rest of this entry

Gejala DBD

Salam ‘alaik sobat semua…
Sudah seminggu ini saya kembali tak sempat singgah ke blog saya juga ke teman2 semua, ada-ada saja memang masalah dan musibah yang datang siih berganti dan susahx datangnya pun ta kita ketahui. Ia datang tak di undang, pulangnya pun tak diantar..*kayak jelangkung aja ya..* hehehe..

Oke sobat semua kali ini saya ingin menceritakan keabsenan saya selama seminggu ini tak membuka internet, hal ini masih bersangkutan dengan postingan saya sebelumnya yaitu puisi yang berjudul “sakit lagi”. Bak kata orang tua bilang, anak-anak sebelum umur dua tahun itu memang sering sakit-sakitan. Ada yang bilang karena mau pintar, ada juga yang bilang mau tumbuh gigi dan ada juga yang bilang mungkin karena sudah ada adik didalam perut, jadinya kakaknya sakit-sakitan dan bertambah manjanya, dan bahkan banyak macam alasan lainnya.

Begitu juga dengan anak saya “sayyid Mush’ab Arraihan” yang kerap saya panggil dengan Mush’ab. Mula-mula anak saya Mush’ab panas tinggi. Karena rewelnya semakin menjadi, saya yang sedang sendiri pada saat itu pun panik, karena suami saya sedang kerja keluar kota. Saya pun memutuskan untuk membawanya ke dokter yang lumayan dekat dengan komplek perumahan saya tinggal. Biasanya jika ada suami saya membawanya ke dokter special anak tempat biasa anak saya berobat, tapi tempatnya lumayan jauh. Dan pada saat itu saya sangat kasihan pada Mush’ab karena reweeel sekali, sehingga saya tidak yakin jika membawanya jalan ke tempat dokter itu. Belum lagi waktu dokter yang hanya buka praktek pada jam malam saja. Dan syukurnya rumah kaka ipar saya dekat dari rumah saya sehingga saya bisa meminta bantuan pada mereka dan saya pun tinggal di rumahnya selama beberapa hari.
Setelah berobat ke dokter dekat komplek perumahan saya, Mush’ab pun bisa tidur. Mungkin karena pengaruh obat, tapi waktunya tak begitu lama, dua jam dari tidurnya ia kembali bangun dan nangis-nangis, kemudiaan setelah di gendong dan dibujuk-bujuk ia pun kembali tidur, dan sekitar dua jam kemudian bangun lagi dan nangis-nangis lagi, anak saya begitu gelisah sehingga tak bisa tidur nyenyak. begitulah anak saya selama dua hari masa panas tingginya. Read the rest of this entry

Sakit Lagi

Senja itu baru tiba Nak
Begitu indah nan mempesona
Tapi kau tampak muram Nak
Sambil merintih kau menjawab “sakit bunda,”

Ku sentuh tiap tubuhmu
Panas tinggi bersamamu
Sendu wajahmu mata nan sayu
Kenapa kau anakku?

Setiap detik waktu berjalan
Yang terdengar hanya tangismu
Segala cara bunda lakukan
Tangismu tak jua jemu

 

*cepat sembuh ya nak!*

Aktif Lagi

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..
hai sobat semuanya…senangnya bisa kembali bersilaturrahim di blog ini, tak terasa sudah 5 bulanan lebih tak kusentuh dan tak kubersihkan rumah ini, bahkan ku jenguk pun bisa dibilang tak pernah. semua itu hanya karena posisi rumah yang tak mendukung lancarnya jaringan internet.
namun insyaAllah mulai saat ini blog rangkaian nuun akan aktif lagi, itu semua karna warnet dekat rumah yang menjual paket hospot. untuk saat ini biarlah fasilitas itu dulu yang digunakan, sembari menunggu pemasangan wifi di rumah. *padahal masih rencana*.
oke, mungkin tak perlu panjang lebar, karena saya sudah rindu dengan blog2 teman sekalian… so, mau BW dulu ahhh.. :-)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.