RSS Feed

Akhirnya pulang juga..

Salaamun ‘Alaikum teman2 semua..lama tak membuka blog juga Tak berkunjung ke teman2 semua..rindu juga rupax, rindux sama seperti merindukan rumah dan berkumpul dg teman2..tapi apalah daya, kondisi yg tak memungkinkan..dan alhamdulillah akhirnya sekarang bisa kembali seperti dulu lagi..sekalian juga saya minta maaf karna sekarang baru bisa balas komen teman2 dan insyaAllah juga akan berkunjung..
oke lah, mungkin teman2 pada nanyain kemana aja sih mbak amisha ini? *hehe sok ditanyain,maklumlah kepedeaN :)*.
Ceritanya gini, kemarin kan anak saya Mush’ab sakit, saya bawa ke dokter1 katanya cuma flu biasa, dikasi obat, dan alhamdulillah malamnya panasnya turun, tapi besok paginya panas lagi,begitulah selama 3 hari, panasnya naik turun,sampai pada hari ke 4 tiba2 mata dan bibirnya Mush’ab merah2,akhirnya di bawa ke dokter ke2,lagi2 katanya cuma flu biasa, dikasi obat lagi,aduh, kasihan sbenarnya hati ini,masih kecil anakku sudah harusmenkonsumsi obat2 begini, mana rewelnya gak berhenti2 lagi, mungkin kalo yang sudah punya anak tahu betapa siksanya orang tua kalau anaknya lagi sakit, karna yang ditaunya cuma menangis,gak kek kita kalo sakit bisa bilang “mak, ini yang sakit” setelah minum obat malam harinya, tak disangka penyakit Mush’ab makin parah, malam itu dia gak bisa tidur, dia lompat2 kek katak, telungkup balik lagi, terus telungkup lagi, eh balik lagi, sungguh iba benar hati ini teman,melihat anakku tersiksa seperti itu,bingung saya, mana ayahnya waktu itu keluar kota lagi. akhirnya begitu ayahnya pulang, kami sepakat agar kami pulang kerumah mertuaku. karna di sana mungkin pikiran agak jernih karna banyak yang bantu, kalo di tempatku sekarangkan kami cuma tinggal bertiga.
sesampainya di Palu tempat mertuaku, kami langsung ke dokter3 malam itu juga, dokter menyarankan darahnya Mush’ab di cek di Lab. dan hasilnya dokter bilang “trombosit nya terlalu tinggi, standarnya 400 tapi Mush’ab 894, Hb nya rendah, standarnya 12 dia cuma 10. ada infeksi di radang tenggorokannya Mush’ab” dokterpun ngasi obat lagi. Alhamdulillah setelah 4 hari akhirnya Mush’ab sembuh selama satu minggu.saya pun bisa melihat tawa dan senyumnya,aih, akhirnya ceriamu kembali nak..bahagiaaaa kali rasanya saat itu, tapi kebahagiaan itu hanya satu minggu, karna setelah itu penyakitnya kambuh lagi, Mush’ab rewel2 lagi, senyumnya pun tak terlihat lagi.semuapun jadi bingung, bermacam dugaan muncul, baca diinternet dengan gejala serupa dengan Mush’ab katanya penyakit tipus, ada yang bilang DBD, ah bermacam-macamlah, terakhir kakak ipar dan mertua menyarankan ketukang urut aja, setelah dibawa katanya Mush’ab keteguran, jadi dikasi ramuan2, “yah, gapapalah asal gak diminum dan juga bukan obat2an yang berkimia lagi”, setelah dibawa 2 kali tetep juga gada perubahan, malamnya Mush;ab tetap susah tidur, kebetulan mamak ku nelpon nanya kabarku juga cucunya.langsunglah kuberitahu kondisi cucunya yang paling jauh ini.
“mak, matanya Mush’ab merah”, “iya? kalo tidur suka terbangun2 gak? atau terkejut2?” tanyanya, “iya mak”, “oooh, campak itu nak, coba lihat badanya ada bintik2 merah gak?” “gada mak” “kalo gitu oleskan minyak goreng campur bawang, ketubuhnya biar keluar merah2nya” “tapi kalo siang kelihatan sehat koq mak dia?” “gak usah bandel dibilangin, udah 11 orang kulahirkan kelen, kalo kek gitu gejalanya campak nya itu, tarok ajalah minyak itu ya?” “iya” jawabku.
tapi karna mungkin lagi bingung, karna begitu banyaknya diagnosa penyakit si Mush’ab akupun tak mengubris yang disarankan mamakku. ternyata besok paginya, kulihat di dekat ketiak si Mush’ab bintik2 merah banyak dan kecil2, aku langsung teringat kata2 mamakku. kukasi tau kakak ipar, “oh iya, campak ni dek”, katanya sih kalo campak obatnya air kelapa muda dan kuning telur ayam kampung, mamakku juga bilang begitu, tapi kakak ipar bilang “takutnya dia mencret kerna masih kecil, dulu anak kakak juga gitu, cuma ada yang ngobatin, insyaAllah sembuh, kami pun membawa Mush’ab berobat. sesampainya disana, Mush’ab ditiup2 dan dikasi air mineral yang sudah dibaca2, katanya campurkan di air susu nya. dan alhamdulillah setelah 3 kali berturut2 kesana bintik2 merahnya Mush’ab keluar, sekarang tinggal nunggu hilangnya. mudah2 an Mush’ab tidak sakit2 lagi dan sembuh total..amiin..sekarang kami sudah bermain2 dan senyumnya pun maniiis banget, seperti balas dendam gitu selam 3 minggu gada senyum..ah, anakku Mush’ab akhirnya ceriamu kembali..:)

About amisha syahidah

selalu ingin berbagi hikmah disetiap kejadian.

14 responses »

  1. Alhamdulillaah…..
    senang skli liat mush’ab kecil bisa ceria lagi….. mudah2an Allah selalu menjaganya…. aamiin

    Balas
  2. alhamdulillah mbak si kecil kembali ceria. semoga allah senantiasa memberikan rahmat n barakahnya y mbak.

    Balas
  3. salam buat Mus’ab ya mba..😉

    Balas
  4. ditiup dan dikasih air yang sudah dibacakan? Kok serem?! :S

    Balas
    • hehehe,gak segitux kaleee..bukan bacaan mantra2 don, tapi insyaAllah ayat2 Alqur’an, insyaAllah gak syirik koq..emang obat kampung di Sulteng rata2 begitu..
      mdh2an lah kami dijauhkan dr hal2 yg berbau syirik..amiin.

      Balas
  5. Semoga Mush’ab cepat sembuh ya…😀

    Balas
  6. Semoga Mush’ab cepet sembuh dan bisa ceria lagi…😉
    Buat Mba Amisha sabar yaaa dalam menghadapi cobaan…

    Balas
  7. alhamdulillah, anakku sudah sembuh. Semoga gak sakit-sakit lagi. kasian denger ceritanya, sampe satu minggu sakitnya. semoga Allah selalu memberi kesehatan padamu Nak. juga pada bundanya, dan kita semua. Amin………

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: