RSS Feed

Buah Keyakinan

Bismillahirahmanirahim
Sewaktu saya sedang duduk-duduk nyantai, saya teringat dengan seorang teman saya dulu sewaktu kuliah di USU, namanya Wina -dia kuliah jurusan keperawatan-, sedangkan saya di jurusan Sastra Arab. Tapi kami bisa saling kenal karena kami sama-sama tinggal di asrama putri USU. Dia orang yang sangat bersemangat, baik dalam belajar, berdagang, juga berdakwah. selang berapa waktu kami pun semakin akrab karena disatukan dalam kelompok pengajian. Mungkin dia yang dikirim oleh Allah untukku agar menambah keyakinanku padaNya, terutama dalam hal rezeki. Ceritanya begini…

Sewaktu saya sedang beres-beres kamar, tiba-tiba salah satu adik binaan (pengajian) saya datang, sebut saja namanya Arti, dia datang untuk meminjam uang pada saya sebanyak 50 ribu, dan waktu itu lagi akhir bulan, jadi kondisi keuangan saya pun lagi cekak, uang saya tinggal 36 ribu. Yah, karena si Arti butuh saya pun meminjamkannya 30 ribu. Berarti uang saya tinggal 6 ribu. Sementara uang kiriman akan datang 3 hari lagi, itupun kalau tidak ada halangan. Tetapi saya sangat yakin untuk esok hari pasti ada rezekinya, Allah tidak akan membiarkan saya kelaparan. Begitulah keyakinanku. Oke, kita lanjut lagi ceritanya…

Uang 6 ribu tersebut saya gunakan untuk makan malam. Dan habislah duit saya, saya pun mikir-mikir untuk makanan besok, sementara gorengan yang mau dijual besok tidak ada, karena nenek si penggoreng gorengan lagi sakit. Tapi..”akh, lihat besok ajalah, insyaAllah pasti ada jalan keluarnya”. Esok paginya pun sebelum berangkat kuliah tak lupa kutunaikan shalat duha agar segala urusanku dimudahkan oleh Allah, terutama soal rezekiku.

Jadilah aku untuk hari ini tidak sarapan dan untuk makan siang pun masih mikir mau dapet darimana. waktu jam kuliah pun selesai sudah, dan perutku sudah mulai keroncongan. “Ya Allah adakah makananku untuk siang ini?” sambil berjalan pulang aku berdoa penuh harap. Langkah kaki ku pun sudah memasuki halaman depan asrama putri, dan untuk menghilangkan rasa lapar akupun bernyanyi-nyanyi kecil, dalam nyanyian kecilku itu, tiba-tiba “Assalamu’alaikum Labo” Wina mengangetkanku dari belakang, “koq Labo?” iya, orang-orang disekitarku ini sering memanggilku dalam 2 sebutan yang satu Kajol, karna hobiku yang suka dengan film-film dan lagu-lagu India dan yang kedua Labo, karna saya suka bilang Wak Labu kalau lagi ngomong, gak tau kenapa. Itu sekedar penjelasan nama saya ya..tapi tuggu dulu, mungkin ada yang nanya, nama caantik-cantik koq mau dipanggil Labo, “nggak, saya nggak marah koq dengan sebutan itu, saya fine-fine aja, malah saya senang” kenapa? “gak tau juga sih” hehehe.. oke lanjut lagi ya…

“wa’alaikissalam warahmatullah, ah, wak labu lah Wina ini, ngagetin aja”, “baru pulang kampus mu?”, “iya, kau?” “sammma, eh dah makan kau Bo?” tanyanya, “belum wak, kenapa” (sambil penuh harap), “Aku ada makanan, yok ke kamarku, kita makan bareng”, “Alhamdulillah ya Allah, ternyata Kau benar-benar Maha Pemurah”…

sejak saat itu aku tidak pernah ragu akan Kuasa Allah, apalagi rezeki, aku selalu yakin Allah selalu bersamaku, dan mendengar segala keluh kesahku. Terimakasih Allah, atas segala nikmatMu, semoga hamba selalu menjadi hamba yang bersyukur, dan terimakasih juga telah mengirimkanku seorang teman yang sampai saat ini masih memperhatikanku walaupun jarak yang jauh memisahkan kami.
Semoga cerita ini bermanfaat buat yang baca, dan bisa mengambil hikmah darinya.

Spesial thanks to Ukhty Dwi Karina.

About amisha syahidah

selalu ingin berbagi hikmah disetiap kejadian.

53 responses »

  1. apa yang kita pikirkan akan mempengaruhi hasil yang kita peroleh,
    Bila yakin akan sukses, maka kesuksesan pula yang kita dapat

    Balas
  2. Inspiratif.. Kita mesti sering bersyukur🙂

    Balas
  3. wah,, menginspirasi sekali bun,,,
    mungkin benar itulah indahnya sedekah/tolong menolong. Semakin banyak kita berbuat baik kepada sesama, pasti Allah akan membalasnya bahkan bisa berlipat ganda….

    salaam

    Balas
  4. Kisah Moral yang saya tangkap dari tulisan ini adalah arti keikhlasan yang luar biasa dari anda

    terimakasih inspirasinya🙂

    Balas
  5. nice artikel
    semoga saya bisa meneladaninya Amien

    Balas
  6. Iyach mbakk..

    Salah satu membalas budi rezekinya Allah yaitu dengan bersyukur pada Allah SWT..😀

    Balas
  7. man yattaqillaha yaj’allahu makhroja.🙂

    Balas
  8. Subhanallah… Aku terharu, meski Mba’ Amisha gak punya uang masih sempet menolong orang… sungguh mulia hati kamu😛

    Balas
  9. Allah akan menguji sekaligus menyayangi hambanya yang beriman
    lantas mengapa kita ragu?????
    saya pernah menulis tentang keyakinan ini di sini
    http://kangmartho.com/?p=94

    Balas
  10. seni berpikir positif dan mengambil hikmah.
    salut…

    Balas
  11. Keyakinan adalah modal yang utama..

    Balas
  12. tindakan seperti itu amat susah dilakukan jika tidak didasari dengan keyakinan…..bahkan sepertinya saya tidak dapat melakukan hal seperti itu!!!

    Balas
  13. subhanallah. sangat inspiratif sekali mbak. di jaman sekarang susah mencari orang yang berhati baik. dan salah satu orng baik itu adalah penulis yg mengalaminya… kata yang paling sulit bagi manusia adalah sabar dan ikhlas. dan mbak sudah bisa lakukan itu (insya Allah)

    Balas
  14. “Allah menolong seorang hambanya,selama hambanya menolong saudaranya” begitu ya kira-kira bunyi haditsnya..hehe🙂

    Balas
  15. Subhanallah……. Allah telah menjamin Rezeki nya masing2 kepada umat Nya… jadi jangan lah kita pernah kuatir akan kehabisan rezeki.. karna rahmat Allah itu tiada pernah henti

    Balas
  16. sip mba… moga fajar bisa belajar begitu..amin

    Balas
  17. wah bukan saja bermanfaat. tapi lebih dari itu yakni menginspirasi….

    Balas
  18. kekhawatiran akan kekurangan membuat kita bekerja lebih dan lebih… saya juga pernah mengalami persis seperti pengalaman di atas… thanks postingannya ^^

    Balas
  19. keyakinan adalah harta yang paling berharga

    Balas
  20. subhanallah…. kok kisahnya hampir sama dengan saya ya, sekarang uangku tinggal 16.000 padahal kiriman bakalan dua minggu ke depan dan belum jelas….. untung ada teman sekamar yang baik hati

    Balas
  21. subhanallah, pengalaman yang luar biasa, orang yang berhati tulus memang tak akan jauh dari rezeki Allah.

    o ya, bu, award-nya udah kuposting. tolong dicek ya. dan, terima kasih banyak.

    Balas
  22. Alhamdulillah dapat ilmu di blog ini, kunci untuk merasakan rezky selalu datang adalah dengan tetap bersyukur🙂
    CMIIW

    Balas
  23. Salam Takzim
    Allah maha pemurah lagi maha penyayang
    Salam Takzim Batavusqu

    Balas
  24. forkitabrawijaya

    keyakinan adalah mata yg terbuka, mendahului datangnya cahaya… setidaknya itu kata ustdz Salim ^^

    Balas
  25. Subhanallah….ceritanya singkat tapi penuh makna, rezeki Allah memang datang dari pintu yang tak terduga ya Mba, saya suka sama tulisan Mba Kajol, he…he….^_^,saya juga dulu sempet suka film india

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: