Pengumpan RSS

Category Archives: cinta

Teruntuk Suamiku

Teruntuk Suamiku

Suamiku,
Sepi berlalu dengan kehadiranmu
Kebahagiaan meliputi hari-hariku
Rahmat dari Nya sangat terasa di hatiku
Serpihan kasih sayang merasuk di kalbu

Suamiku,
Cintaku sungguh tak terhingga
Ikatannya seerat nyawa
Hanya kau sandaran Jiwa
Jauhpun kau ku ikut serta
Karena semua demi cinta

Suamiku,
Kini Tuhan sedang menguji kita
Kau di tempatkan jauh di mata
Tiada siapa tempat ku bersapa
Kini semua menjadi hampa

Suamiku,
Hari-hari kujalani penuh rindu yang siksa
Menunggu jalannya waktu terasa lama
Ku ingin selalu bersama
Mengakhiri jarak di mata.

“Amisha Syahidah”

Ungkapan Anti Biasa, Ungkapan Dengan HTML

Iklan

Janganlah membenci seseorang meskipun dia sering menyakitimu

Bismillahirrahmanirrahim
Salaamun ‘alaikum

Membaca judul di atas, mungkin teman sekalian agak mengernyitkan kening, agak bingung atau apalah gitu, kenapa saya bilang janganlah membenci seseorang meskipun dia sering menyakitimu? Seperti yang saya pernah abadikan di status facebook saya bahwa “boleh jadi dengan mengenal orang yang kita benci itulah saat ini atau suatu saat nanti kita bertemu dengan seseorang yang dengannya kita menjadi lebih baik atau bahagia”. Masih bingung? Supaya tidak bingung di sini saya mau mengajak teman sekalian jalan2 lewat kisah berikut: Read the rest of this entry

Sebuah Lorong, 2 Nenek dan Panti Jompo

Setiap berangkat dan pulang kuliah, saya selalu melewati lorong sempit di belakang kos saya. Sebuah lorong yang berkelok-kelok dan selalu becek kalau hujan tiba. Di sepanjang lorong itu, ada 2 orang nenek yang hampir selalu bisa saya temui.
Nenek pertama berusia sekitar 65-an. Pagi-pagi buta, beliau sudah pergi kulakan ke pasar di Bale Endah (dulu di Dayeuhkolot). Walau gemuk, gerak-geriknya cekatan, bahkan kalau musim hujan tiba, nenek satu ini pergi ke pasar memakai sepatu boot. Jam 6-an ia sudah pulang naik andong dengan barang dagangan yang kadang sampai 2 karung besar. Dagangannya macam-macam dari sayur sampai jajanan anak-anak.
Nenek ini baik sekali pada saya, ketika saya mengalami kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit di Dayeuhkolot, dialah yang pertama kali datang –selain orang rumah– untuk menjenguk saya. Saya ditangisi dan diciumi seperti anak kecil, suatu hal yang bahkan nenek asli saya pun jarang melakukannya. Read the rest of this entry

Luapan Rindu

Saudariku,
Dua tahun sudah kita berpisah
Kerinduan pun meliput di dalam dada
Bayangan saat kuliah dulu masih terasa
Dalam kebersamaan kuatnya ukhwah

Saudariku,
Beberapa pulau kini menjarakkan kita
walau kabar masih terdengar
Cerita masih terlontar
Tapi kerinduan di dalalm hati
Tak bisa dibendung lagi
Ingin aku bertemu denganmu semua
mengobati rindu di dalam dada

Saudaiku,
Kapankah waktu itu tiba?
Ingin sekali aku berjumpa
Walau hanya sebentar saja?
Aku di sini, engkau jauh di Sumatra sana
Sungguh pilu hati terasa
Mengingat susahnya untuk bersua

Saudariku,
Jika waktu itu tiba
Ingin kucurah segala bendungan rindu di dada
Meluapkan rindu yang menyiksa
Melepas isak yang tertunda

Saudariku,
Apakah kau merasakan hal yang sama?
Bantulah aku mengobati rindu ini, sedikit saja..

*for my sisters in USU, uhibbukunna fillah..*

Berapa sih Gaji Ayah?

Seperti biasa Ghana, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Annisa, putri pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur?” sapa Ghana sambil mencium anaknya.
Biasanya, Annisa memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Annisa menjawab, “Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?”
“Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja, Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?”
Annisa berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Annisa beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Annisa berlari mengikutinya.
Read the rest of this entry

Cinta Palsu

Bismillahirrahmanirrahim..
artikel ini diambil dari email seseorang, yang diambil dari eramuslim. semoga bermanfaat bagi kita semua..ini pengetahuan, so yuk mari dibaca sampai habis ya..
eramuslim – Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya tampak sekali. Ia mampu mempengaruhi pikiran sekaligus mengendalikan tindakan. Sungguh, Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta (Jalaluddin Rumi).

Namun hati-hati juga dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu. Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan wanita. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni. Read the rest of this entry